Dalam upaya berkelanjutan untuk menjaga dan meningkatkan standar mutu kompetensi SDM Kesehatan, Lembaga Sertifikasi Profesi RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (LSP RSCM) sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan dan Sertifikasi Asesor Kompetensi. Acara ini berlangsung selama lima hari berturut-turut pada hari Senin hingga Jumat, 20-24 Juli 2026. Kegiatan strategis ini dipusatkan di Auditorium Diklat, Gedung GH RSCM, Jakarta.
Pelatihan dan sertifikasi kali ini diikuti oleh 24 peserta, yang terdiri dari para asesor kompetensi aktif serta para kandidat calon asesor kompetensi di lingkungan LSP RSCM-BNSP. Melalui program ini, para peserta dibekali dengan pemahaman mendalam mengenai metodologi asesmen terkini demi memastikan objektivitas dan keakuratan dalam menguji kompetensi profesi SDM Kesehatan.
Guna memberikan standardisasi terbaik, LSP RSCM menghadirkan para pakar dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Hadir sebagai narasumber utama dalam sesi pelatihan yaitu dua Master Asesor BNSP, Ratih Woro Anggraini dan Asep Parantika. Keduanya memberikan materi komprehensif mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga peninjauan proses asesmen.
Setelah melewati rangkaian pelatihan yang intensif, proses asesmen kompetensi para calon asesor diuji langsung oleh tim asesor penguji dari BNSP, yakni Sutri Lasmini dan Senggono. Melalui proses pengujian yang ketat ini, para peserta yang dinyatakan kompeten akan mendapatkan sertifikat resmi sebagai asesor kompetensi dari BNSP.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, LSP RSCM diharapkan mampu mencetak asesor kompetensi yang andal, profesional, dan berintegritas. Langkah nyata ini menjadi bukti komitmen LSP RSCM dalam mendukung tersedianya SDM Kesehatan yang tersertifikasi secara nasional guna memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Indonesia.

